
Daun ginseng jawa
Talinum paniculatum
Nama lain: som jawa, ginseng jawa
Sayur untuk orang yang sering lupa siram: daunnya tebal menyimpan air, dan dia tumbuh sendiri dari biji yang rontok.
- 40–60 hari
- ◐ 3–5 jam
- 5 L
Syarat tumbuh
- ◐ 3–5 jam — Terik boleh, setengah hari pun jalan — yang penting wadahnya tidak becek.
- minimal 5 liter — polybag 25 cm, pot 20 cm, galon bekas dipotong; kedalaman media ± 15 cm
- tidak perlu
- ± 50 cm dalam pot
- tanah / pot
- rendah — tahan kalau lupa siram
- aman sepanjang tahun — Musim hujan: media harus cepat kering — batangnya sukulen dan gampang busuk kalau tergenang.
- tidak ada preferensi kuat — kapan saja
Panen
- 40–60 hari dari benih
- panen berulang — petik pucuk berulang berbulan-bulan · cara: petik
- Daun dan pucuk muda dipetik mulai 6–8 minggu; dari stek batang lebih cepat lagi. Akarnya yang menggembung baru dipanen 4–5 bulan — di balkon, daunnya yang jadi hasil rutin. Sering tumbuh sendiri dari biji yang rontok.
Fakta seru
- Bukan ginseng sungguhan — disebut begitu karena akarnya menggembung; yang dipetik untuk sayur adalah daun dan pucuknya.
- Bunganya merah muda mungil baru mekar di sore hari, lalu jadi kapsul biji yang rontok dan tumbuh sendiri di pot sebelah.
- Daunnya tebal seperti sukulen: dia menyimpan air sendiri, jadi lupa siram dua-tiga hari bukan masalah.
Di kebun & di dapur
- kutu putih, siput
- tumis bawang putih · sayur bening · campuran sup