UrbanFarming.ID
Mulai Menanam

Katuk dari Sebatang Stek, Dipetik Bertahun-tahun

Tancapkan stek katuk 20–30 cm di ember bekas, pangkas pucuknya saat setinggi 70 cm, lalu petik daunnya tiap bulan, bertahun-tahun. Begini caranya.

Panduan · pemula · 6 menit

Tanam sekali, petik bertahun-tahun

Katuk adalah sayur daun yang akrab di dapur Indonesia, dan salah satu yang paling mudah ditanam. Tidak perlu semai, tidak perlu hormon: sebatang stek ditancapkan langsung ke ember bekas. Sekitar tiga bulan kemudian kamu mulai memangkas pucuknya, lalu memetik daun tiap bulan dari tanaman yang sama, bertahun-tahun. 1: satu tanaman katuk rimbun bercabang banyak di ember bekas di teras rumah, daun kecil oval hijau tua berjajar rapi di ranting, cahaya pagi

Stek dari batang yang agak tua

Minta sebatang dari pagar hidup tetangga, atau sisihkan batang dari seikat katuk pasar yang masih segar. Pilih bagian yang sudah agak berkayu dan kecoklatan, setebal pensil, bukan pucuk hijau yang lunak. Potong sepanjang 20–30 cm dengan pisau tajam, miring di bagian bawah, lalu petik hampir semua daunnya. 1: tangan memegang tiga potongan batang katuk kecoklatan sepanjang kira-kira dua jengkal tanpa daun, ujung bawah dipotong miring, pisau dapur di talenan kayu, tampak dekat

Ember 15 liter sudah cukup

Katuk tumbuh jadi semak, jadi beri dia wadah setidaknya 15 liter dengan kedalaman 25 cm atau lebih. Ember bekas makanan 20 liter, karung beras bekas, atau planter bag sama baiknya; jangan ember bekas cat atau oli. Buat beberapa lubang di dasar. Satu ember muat dua sampai tiga stek, jadi kalau satu gagal masih ada cadangan. 1: ember plastik bekas berwarna polos dengan beberapa lubang kecil di dasarnya, dimiringkan sehingga lubang terlihat, di sebelahnya karung beras bekas yang tepinya digulung, lantai teras

Media gembur yang cepat tiris

Batang stek gampang busuk di media yang menggenang. Campur tanah, kompos matang, dan sekam supaya gembur dan airnya cepat turun; resep dasarnya ada di Racik Media Tanam. Isi ember sampai tiga jari di bawah bibirnya. Jangan padatkan terlalu keras, cukup ketuk-ketuk embernya supaya media turun dan rata. 1: tangan mencampur tanah gelap, kompos, dan sekam di dalam baskom lebar, tekstur gembur terlihat jelas, di sebelahnya ember kosong, cahaya siang teduh

Tancapkan langsung, sepertiga terbenam

Tancapkan tiap stek tegak dengan ujung miring di bawah, kira-kira sepertiga panjangnya terbenam, berjarak satu jengkal satu sama lain. Pastikan arahnya benar: mata tunas di buku batang menghadap ke atas. Tekan media di sekelilingnya, siram sampai lembap merata, lalu taruh ember di tempat teduh selama dua minggu pertama. 1: tiga batang stek katuk tegak tertancap di media dalam ember, berjarak rata, tampak dari samping agak atas, tanpa daun, media basah gelap

Terik atau setengah teduh, dua-duanya jalan

Begitu tunas kecil muncul dari buku batang, biasanya dalam beberapa minggu, pindahkan ember ke rumah tetapnya. Katuk rimbun di matahari penuh maupun di teras yang cuma kena matahari setengah hari, dan termasuk yang tahan naungan. Balkon yang terlalu teduh untuk cabai masih bisa jadi tempatnya; ide lain ada di Berkebun Minim Matahari. 1: ember berisi tanaman katuk muda dengan tunas hijau kecil di pojok balkon yang separuh terkena sinar matahari dan separuh teduh, bayangan pagar balkon di lantai

Siram hemat, jangan sampai becek

Setelah berakar, kebutuhan airnya rendah. Siram pagi hari saat media sudah kering sedalam satu ruas jari, sampai air keluar dari lubang dasar. Di musim kemarau mungkin dua sampai tiga hari sekali; di musim hujan sering kali tidak perlu sama sekali. Media yang terus basah justru membuat akar dan pangkal batang busuk. 1: jari ditusukkan ke media di ember katuk untuk mengecek kelembapan, gembor kecil berwarna terakota menunggu di sebelah ember, tampak dekat

Pangkas pertama di 70 cm

Sekitar tiga sampai tiga setengah bulan setelah tanam, batang katuk mencapai kira-kira 70 cm. Saatnya pemangkasan pertama: potong pucuk tiap batang sepanjang sejengkal, tepat di atas buku. Rasanya sayang, tapi inilah kuncinya. Dari buku di bawah potongan akan keluar cabang-cabang baru, dan dari cabang itulah panen bulanan datang. 1: gunting kebun memotong pucuk batang katuk tepat di atas buku batang, tanaman setinggi kira-kira lutut sampai pinggang di ember, tampak dekat

Petik pucuk tiap bulan

Mulai dari sini, petik pucuk tiap cabang sepanjang 15–20 cm sebulan sekali, selalu di atas buku. Makin sering dipangkas, makin banyak cabang; katuk yang dibiarkan tinggi justru pelit daun dan bisa mencapai 1,5 meter. Dengan petik rutin, dia tetap rendah dan rimbun di ember, cukup untuk sayur bening keluarga. 1: tangan memetik ranting pucuk katuk dari tanaman yang lebat dan bercabang banyak di ember, segenggam pucuk sudah terkumpul di keranjang anyaman kecil

Ulat dan kutu putih

Dua tamu yang paling sering datang. Daun bolong dalam semalam berarti ulat: cari di balik daun sore hari dan ambil dengan tangan. Gumpalan seperti kapas di ketiak daun adalah kutu putih: colek dengan cotton bud yang dibasahi air sabun encer, lalu bilas. Cara mengenali dan mengusirnya ada di Hama Kebun Rumah. 1: daun katuk kecil dengan beberapa gumpalan putih seperti kapas di ketiak daun dan satu ulat hijau kecil di daun sebelahnya, cotton bud mendekat, tampak sangat dekat

Selalu masuk panci

Lepaskan daun dari tangkainya, cuci, dan katuk siap masuk sayur bening bersama jagung atau labu, ditumis dengan bawang putih, atau dicampur ke sup. Satu aturan yang penting: katuk selalu dimasak. Daunnya bukan untuk dijus atau dimakan mentah dalam jumlah banyak, jadi simpan untuk panci, bukan blender. 1: panci sayur bening berisi daun katuk hijau dan potongan jagung di atas kompor, di sebelahnya mangkuk berisi daun katuk segar yang sudah dipetik dari tangkainya, dapur rumah, cahaya pagi

Cari satu batang minggu ini

Lihat pagar tetangga atau mampir ke pasar minggu ini, dan bawa pulang tiga batang katuk. Potong, tancapkan di ember, lalu tulis tanggalnya di dinding ember dengan spidol. Unggah fotonya ke komunitas.urbanfarming.id; tiga bulan lagi, saat pemangkasan pertama, kamu bisa membandingkan tinggi katukmu dengan penanam lain. 1: kartu persegi yang seluruh latarnya hijau pine gelap (forest), dengan satu panel krem polos di tengah berisi sketsa garis tiga batang stek katuk tertancap di sebuah ember kecil, tanpa tulisan

Panduan terkait