UrbanFarming.ID
Mulai Menanam

Kelor di Pot Besar, Dipangkas Setinggi Dada

Sepotong batang kelor setebal lengan, ember 20 liter, dan pojok paling terik di teras. Pangkas setinggi dada, lalu petik daunnya untuk sayur bening.

Panduan · pemula · 6 menit

Pohon sepuluh meter, dipanen dari ember

Dibiarkan tumbuh, kelor menjadi pohon setinggi sepuluh meter yang daunnya hanya terjangkau galah. Di teras kota, kamu memeliharanya di ember 20 liter dan memangkasnya rutin setinggi dada. Hasilnya semak rimbun yang daunnya selalu terjangkau tangan, siap dipetik untuk sayur bening bertahun-tahun. Bibitnya cukup sepotong batang dari pohon tetangga. 1: semak kelor rimbun berdaun majemuk kecil-kecil di ember plastik besar polos tanpa tulisan, tingginya setinggi dada orang dewasa yang berdiri di sampingnya sambil memegang setangkai daun, teras rumah, cahaya matahari pagi

Sabar sampai bulan kelima

Kelor tumbuh cepat, tapi jangan berharap panen bulan depan. Dari stek, panen daun yang serius baru datang pada bulan kelima sampai kesembilan, sekitar 150–280 hari. Dari benih sedikit lebih lama. Sebelum itu, boleh mencicipi satu-dua pucuk, tapi biarkan daunnya membangun batang dan akar. Setelah itu, pohonmu memberi daun selama bertahun-tahun. 1: tepat tiga ember polos berjajar dari kiri ke kanan: ember pertama berisi batang kelor gundul dengan tunas kecil, ember kedua berisi kelor muda setinggi lutut, ember ketiga berisi semak kelor rimbun, latar krem polos

Bibitnya sepotong batang tua

Minta sepotong cabang tua setebal lengan dari pohon kelor tetangga, yang kulitnya sudah cokelat keabu-abuan, bukan hijau. Potong sepanjang kira-kira setengah meter dan ingat mana pangkal dan mana ujungnya; nanti harus ditanam searah. Angin-anginkan di tempat teduh satu sampai dua hari supaya irisannya kering dan tidak membusuk di media. 1: dua tangan memegang sepotong batang kelor tua berkulit cokelat keabu-abuan setebal lengan, panjangnya kira-kira setengah meter, irisan pangkal miring, tanpa daun, tampak dekat

Ember 20 liter, lubangi banyak

Pakai wadah setidaknya 20 liter dengan kedalaman media minimal 30 cm: ember bekas makanan, drum bekas makanan yang dipotong, karung beras besar, atau polybag besar. Jangan pakai wadah bekas cat, oli, atau pestisida. Lubangi dasarnya di banyak titik, bukan dua-tiga saja, dan rapikan tepi potongan yang tajam. Di musim hujan, lubang inilah yang menyelamatkan akarnya. 1: satu ember plastik polos tanpa tulisan, digambar dengan garis luar gelap tebal dan isian gouache hangat seperti ilustrasi lain, diletakkan terbalik di lantai teras berubin terakota, dasarnya penuh lubang kecil yang tersebar rata, tampak dari atas miring

Media yang cepat tiris

Kelor tahan kering, tapi tidak tahan tergenang. Racik media yang gembur dan cepat tiris: tanah, kompos matang, dan sekam, mengikuti Racik Media Tanam. Isi ember sampai sejengkal di bawah bibirnya. Jangan taruh piring alas yang menampung air. Ganjal ember dengan dua potong bata supaya lubang dasarnya tidak tertutup lantai. 1: ember polos berisi media tanam gelap dan gembur berdiri di atas dua potong bata merah di lantai teras, celah di bawah ember terlihat jelas, tampak dari samping

Tancapkan sepertiga batangnya

Benamkan pangkal stek kira-kira sepertiga panjangnya, tegak di tengah ember, lalu padatkan media di sekelilingnya supaya tidak goyang. Siram sekali sampai lembap, lalu biarkan. Dalam beberapa minggu tunas hijau muncul dari kulit batang. Selama belum berdaun, siram hanya saat media benar-benar kering, karena stek tanpa daun gampang busuk kalau kebanyakan air. 1: sebatang stek kelor tertancap tegak di tengah ember berisi media, beberapa tunas hijau kecil muncul dari kulit batang bagian atas, tampak dekat

Pojok paling terik di teras

Kelor adalah pohon terik. Dia butuh sinar matahari langsung minimal enam jam sehari; di tempat teduh batangnya kurus dan daunnya jarang. Taruh embernya di bagian teras atau dak yang paling panas, yang selama ini terlalu terik untuk selada. Pojok yang teduh lebih baik kamu berikan untuk mint atau jahe. 1: ember kelor rimbun berdaun majemuk kecil di sudut dak beton yang disinari matahari terik, bayangan pendek dan tajam, langit biru cerah

Siram jarang, waspada musim hujan

Kebutuhan airnya rendah. Colok media dengan jari; siram hanya kalau beberapa cm di bawah permukaan sudah kering, lalu siram tuntas sampai air keluar dari dasar. Di kemarau dia lebih tahan daripada sayur daun lain. Di musim hujan, geser ember dari tampias dan cek lubang dasarnya. Daun yang menguning lalu rontok sering berarti akar terlalu basah. 1: satu jari telunjuk mencolok media tanam di ember kelor untuk mengecek kelembapan, gembor terakota kecil di samping ember, tampak dekat

Potong pucuknya di satu meter

Kelor yang tidak dipangkas tumbuh lurus ke atas seperti tiang. Begitu batang utamanya mencapai kira-kira satu meter, potong pucuknya. Tunas samping lalu bermunculan dan dia mulai bercabang. Setelah cabang-cabang itu memanjang sekitar sejengkal, potong juga ujungnya. Tiap ujung yang dipotong biasanya bercabang lagi, dan semaknya makin rapat. 1: kelor muda berbatang tunggal di ember, daunnya daun majemuk menyirip berisi banyak anak daun kecil bulat telur sebesar kuku (bukan daun tunggal besar); gunting dahan memotong pucuk batang utamanya, tepat di bawah potongan terlihat dua tunas samping kecil, tampak dekat

Jaga tetap setinggi dada

Inilah kebiasaan utamanya. Setiap kali cabang melewati tinggi dadamu, pangkas kembali. Potongan itu sekaligus panenmu, jadi tidak ada yang terbuang. Kelor yang rutin dipangkas menjadi semak rapat, bukan pohon yang condong dan gampang roboh ditiup angin. Sambil memangkas, periksa ulat dan kutu daun di pucuk muda; tandanya ada di Hama Kebun Rumah. 1: dua tangan memangkas ujung cabang kelor dengan gunting dahan, semak kelor berbentuk membulat rapat di ember besar, teras rumah, cahaya siang

Dari tangkai ke panci

Patahkan tangkai daun utuh, lalu rontokkan anak daunnya di atas baskom; tangkainya keras, buang saja. Untuk sayur bening, didihkan air dengan irisan bawang merah dan bawang putih, beri garam dan sedikit gula. Masukkan daun kelor paling akhir, aduk sebentar, lalu matikan api. Sisanya bisa masuk telur dadar atau jadi keripik daun. 1: semangkuk sayur bening berkuah jernih berisi daun kelor kecil-kecil hijau dan irisan bawang merah, di sebelahnya beberapa tangkai daun kelor segar, meja dapur kayu, cahaya pagi

Minta satu cabang minggu ini

Minggu ini, cari pohon kelor di lingkunganmu dan minta satu cabang tua setebal lengan. Siapkan ember 20 liter yang dasarnya penuh lubang, angin-anginkan steknya, lalu tanam. Tulis tanggal tanamnya di ember dengan spidol dan unggah fotonya ke komunitas.urbanfarming.id. Saat tunas pertama muncul, kamu bisa mencocokkan tanggalnya dengan penanam lain yang mulai bersamaan. 1: kartu persegi yang seluruh latarnya hijau pine gelap (forest), dengan satu panel krem polos di tengah yang kecil, hanya sekitar setengah lebar kartu, sehingga hijau gelap mendominasi dan mengelilinginya lebar di semua sisi; panel berisi sketsa garis sederhana sebatang stek kelor bertunas di dalam ember kecil, tanpa tulisan

Panduan terkait