
Bayam brazil
Alternanthera sissoo
Nama lain: bayam brasil, bayam sissoo, brazilian spinach
Tanam sekali dari sebatang stek, petik bertahun-tahun — tanaman yang justru senang dipangkas.
- 30–45 hari
- ◐ 3–5 jam
- 10 L
Syarat tumbuh
- ◐ 3–5 jam — Tahan terik, tapi daunnya paling lebar dan empuk di tempat yang kena matahari setengah hari.
- minimal 10 liter — ember bekas 10 L, polybag 30 cm, pot gantung lebar; kedalaman media ± 15 cm
- tidak perlu
- ± 30 cm dalam pot
- tanah / pot · hidroponik
- rendah — tahan kalau lupa siram
- aman sepanjang tahun — Tahan genangan sesaat saat hujan; di kemarau cukup siram saat media kering.
- tidak ada preferensi kuat — kapan saja
Panen
- 30–45 hari dari stek
- panen berulang — potong pucuk tiap 2–3 minggu, bertahun-tahun · cara: potong
- Stek batang berakar dalam 5–7 hari; potong pucuk 10–15 cm dan sisakan beberapa ruas berdaun — makin sering dipangkas, makin rimbun. Benihnya jarang jadi, jadi selalu dari stek.
Fakta seru
- Bukan bayam sungguhan: dia marga Alternanthera, kerabat kremah dan tanaman hias berdaun merah — tapi dimasak seperti bayam.
- Bijinya nyaris tak pernah jadi, jadi bayam brazil hampir selalu diperbanyak dari stek — sebatang dari tetangga sudah cukup.
- Berbeda dari bayam cabut yang habis sekali panen, dia tumbuh makin rimbun tiap kali dipangkas.
Di kebun & di dapur
- belalang, ulat
- tumis · lalap segar · campuran salad