
Daun singkong
Manihot esculenta · sin. Manihot utilissima
Nama lain: daun ubi kayu, pucuk ubi, daun ketela pohon, godong telo, daun sampeu, daun pohung
Lalap rebus rumah makan Padang yang tumbuh dari sebatang stek — pucuknya dipetik sejak bulan kedua, dan umbinya bonus kalau kamu sabar.
- 60–90 hari
- ◉ 6 jam+
- 30 L
Syarat tumbuh
- ◉ 6 jam+ — Tanaman terik: minimal 6 jam sinar; di tempat teduh batangnya memanjang dan daunnya kecil.
- minimal 30 liter — karung beras, planter bag 30 L, drum bekas makanan dipotong — untuk daun saja, ember bekas 20 L masih jalan; kedalaman media ± 35 cm
- tidak perlu
- ± 150 cm dalam pot
- tanah / pot
- rendah — tahan kalau lupa siram
- aman sepanjang tahun — Musim hujan wadah wajib berlubang banyak — stek yang tergenang busuk sebelum bertunas. Kemarau: kutu putih dan tungau merah lebih ganas, periksa bawah daun.
- tidak ada preferensi kuat — kapan saja
Panen
- 60–90 hari dari stek
- panen berulang — petik pucuk tiap 2–4 minggu selama 8–12 bulan · cara: petik
- Stek 20–30 cm dari batang berumur 10–12 bulan, tancapkan tegak sepertiganya dengan mata tunas menghadap ke atas; bertunas 1–2 minggu. Pucuk pertama layak petik bulan ke-2 sampai ke-3. Ambil pucuk 15–20 cm dan sisakan minimal separuh daun — kalau digunduli, tanamannya kurus. Daun singkong selalu direbus dulu 20–30 menit dengan panci terbuka dan air rebusannya dibuang; tidak pernah dimakan mentah.
Fakta seru
- Singkong dari Amerika Selatan, dibawa lewat jalur dagang Portugis — kini daunnya lebih sering dimakan di sini daripada di tanah asalnya.
- Daun singkong di pasar Jawa sering berasal dari singkong karet (Manihot glaziovii), spesies lain yang memang ditanam untuk daunnya.
- Makin sering pucuknya dipetik, makin kecil umbinya — tanaman daun dan tanaman umbi adalah dua strategi yang berbeda.
Di kebun & di dapur
- kutu putih, tungau merah, ulat, belalang
- gulai daun singkong (Padang) · lalap rebus & sambal · daun ubi tumbuk (Batak)