Sawi Caisim: Panen Cepat di Polybag
Cara menanam caisim (sawi bakso) di polybag 25 cm: tabur langsung atau semai, jarangkan, jaga dari berbunga saat panas, dan cabut di hari ke-45 sampai 55.
Sawi bakso dari polybag sendiri
Caisim — sawi bakso, sawi hijau, tiga nama pasar untuk satu sayur — tumbuh di polybag 25 cm dan jarang rewel. Dari benih, panen 45 sampai 55 hari; kalau dihitung dari bibit yang dipindah, 30 sampai 35 hari. Dia beda spesies dari pakcoy: caisim itu Brassica juncea, keluarga sawi pedas seperti mustard. Panduan ini mengantarmu dari benih sampai cabut.

Cari benihnya dengan nama caisim
Di toko benih, cari kata "caisim" di kemasan — bukan "sawi" saja, karena sawi putih dan pakcoy juga sawi. Dua varietas yang tercatat di katalog kami adalah Shinta dan Tosakan dari Panah Merah, dengan angka 30–35 HST: hari setelah pindah bibit, bukan dari benih. Keduanya direkomendasikan untuk dataran rendah dan menengah, jadi cocok untuk Jakarta.

Polybag 25 cm sudah cukup
Caisim butuh media sekitar 5 liter dengan kedalaman 15 cm — polybag 25 cm, galon bekas sistem wick, atau baskom bekas yang dilubangi dasarnya. Isi dengan campuran tanah, kompos, dan sekam 2:1:1; rumusnya ada di Racik Media Tanam Sendiri. Tanaman dewasanya setinggi 35 cm, jadi tidak perlu ajir atau rambatan.

Tabur langsung atau semai dulu?
Semai dulu di nampan 20 sampai 23 hari lalu pindahkan ke polybag — cocok kalau kamu menyiapkan banyak bibit di tempat sempit. Atau tabur langsung tiga sampai lima benih di wadah akhir, tutup tanah tipis, siram halus tiap pagi, dan jarangkan belakangan: caisim terhindar dari stres pindah bibit. Untuk satu-dua polybag, tabur langsung.

Jarangkan, sisakan yang terkuat
Begitu kecambah punya dua sampai tiga daun sejati, pilih satu yang paling tegap per polybag 25 cm dan cabut sisanya — ya, semuanya. Di baskom lebar, sisakan jarak sejengkal antar tanaman. Caisim yang berdesakan tumbuh kurus dan saling berebut cahaya. Cabutannya jangan dibuang: itu sudah microgreen caisim, taburkan ke mi malam ini.

Matahari penuh, tapi bisa kompromi
Caisim paling gemuk di matahari penuh. Kalau balkonmu cuma kebagian empat sampai lima jam, dia tetap jalan — daunnya sedikit lebih tipis, itu saja. Siram tiap pagi sampai media lembap seperti spons diperas; saat kemarau terik, tambah siraman sore. Media yang sering kering adalah jalan tercepat menuju daun pahit dan bunga yang datang kepagian.

Bunga kuning itu alarm, bukan bonus
Kalau caisimmu tiba-tiba meninggi kurus lalu memunculkan kuncup bunga kuning kecil, itu bolting: reaksi stres karena kepanasan atau kekurangan air, dan daun yang telanjur berbunga jadi alot. Bunganya memang cantik dan disukai lebah, tapi kamu menanam daun. Begitu tengahnya mulai meninggi, panen hari itu juga. Cara menundanya dibahas di jurus "Kenapa Sayurmu Buru-buru Berbunga" di komunitas.

Balik daunnya tiap dua hari
Tiga tamu langganan caisim: ulat daun yang meninggalkan lubang, kutu daun yang bergerombol di balik helai, dan belalang yang menggigit pinggir daun. Periksa balik daun tiap dua-tiga hari dan ambil dengan tangan — pada satu-dua polybag, ini jauh lebih ampuh daripada menyemprot apa pun. Kutu yang membandel diusir dengan cara di jurus "Usir Kutu Daun tanpa Racun".

Pupuk susulan di minggu ketiga
Sekitar tiga minggu setelah tabur, atau seminggu setelah bibit pindah rumah, taburkan segenggam kompos matang melingkari pangkal tanaman, lalu siram. Itu bekal untuk dua minggu terakhir, saat daunnya melebar paling cepat. Kalau daun bawah mulai pucat sebelum waktunya, siram dengan air cucian beras yang dibahas di Pupuk Gratis dari Dapur.

Hari 45–55: cabut seakar-akarnya
Caisim dipanen sekali, dicabut seakar-akarnya seperti yang dijual di pasar, saat rumpunnya tegak dan daunnya lebar — sekitar hari ke-45 sampai 55 dari tabur, dan selalu sebelum kuncup bunga muncul. Panen pagi selagi daun masih kaku berair, lalu cuci dan simpan dengan cara di Dari Kebun ke Wajan. Tanggal awal rentang itu alarm untuk mulai melihat, bukan perintah mencabut.

Mau lebih lama? Petik daun luarnya
Katalog kami mencatat caisim sebagai sayur panen sekali, tapi kamu bisa mengulur masa panennya. Begitu rumpunnya hampir sebesar ukuran panen, petik dua-tiga helai terluar per tanaman tiap beberapa hari, biarkan pucuk tengahnya terus bekerja. Hasilnya lebih sedikit daripada mencabut, tapi meja makan terisi lebih lama. Begitu tengahnya meninggi, berhenti mengulur: cabut semuanya hari itu.

Tabur benihmu malam ini
Polybag, media 2:1:1, sesachet benih caisim — semuanya terkumpul dalam satu sore. Tabur malam ini, tulis tanggalnya di lakban, dan tabur polybag berikutnya dua minggu lagi supaya panennya bergilir. Ceritakan perkembangannya di komunitas.urbanfarming.id; bingung ini tumbuh normal atau mulai bolting, foto dan tanya Si Kancil. Resep tercepatnya menunggu di panduan Dari Panen ke Piring dalam 15 Menit.



