UrbanFarming.ID
Mulai Menanam

Sawi Caisim: Panen Cepat di Polybag

Cara menanam caisim (sawi bakso) di polybag 25 cm: tabur langsung atau semai, jarangkan, jaga dari berbunga saat panas, dan cabut di hari ke-45 sampai 55.

Panduan · pemula · 6 menit

Sawi bakso dari polybag sendiri

Caisim — sawi bakso, sawi hijau, tiga nama pasar untuk satu sayur — tumbuh di polybag 25 cm dan jarang rewel. Dari benih, panen 45 sampai 55 hari; kalau dihitung dari bibit yang dipindah, 30 sampai 35 hari. Dia beda spesies dari pakcoy: caisim itu Brassica juncea, keluarga sawi pedas seperti mustard. Panduan ini mengantarmu dari benih sampai cabut. 1: rumpun caisim hijau tegak berdaun lebar di polybag hitam, di sebelahnya mangkuk bakso berkuah, meja balkon, cahaya pagi

Cari benihnya dengan nama caisim

Di toko benih, cari kata "caisim" di kemasan — bukan "sawi" saja, karena sawi putih dan pakcoy juga sawi. Dua varietas yang tercatat di katalog kami adalah Shinta dan Tosakan dari Panah Merah, dengan angka 30–35 HST: hari setelah pindah bibit, bukan dari benih. Keduanya direkomendasikan untuk dataran rendah dan menengah, jadi cocok untuk Jakarta. 1: dua sachet benih sawi polos tanpa tulisan tergeletak di meja kayu di samping segenggam biji cokelat kecil, tampak dekat

Polybag 25 cm sudah cukup

Caisim butuh media sekitar 5 liter dengan kedalaman 15 cm — polybag 25 cm, galon bekas sistem wick, atau baskom bekas yang dilubangi dasarnya. Isi dengan campuran tanah, kompos, dan sekam 2:1:1; rumusnya ada di Racik Media Tanam Sendiri. Tanaman dewasanya setinggi 35 cm, jadi tidak perlu ajir atau rambatan. 1: tiga wadah berjajar di lantai balkon — polybag hitam 25 cm, galon bekas dipotong, baskom plastik berlubang — semua terisi media gelap, dilihat dari sudut rendah

Tabur langsung atau semai dulu?

Semai dulu di nampan 20 sampai 23 hari lalu pindahkan ke polybag — cocok kalau kamu menyiapkan banyak bibit di tempat sempit. Atau tabur langsung tiga sampai lima benih di wadah akhir, tutup tanah tipis, siram halus tiap pagi, dan jarangkan belakangan: caisim terhindar dari stres pindah bibit. Untuk satu-dua polybag, tabur langsung. 1: dua wadah berdampingan — nampan semai penuh kecambah dan polybag dengan tiga kecambah di tengahnya — dilihat dari atas, embun pagi

Jarangkan, sisakan yang terkuat

Begitu kecambah punya dua sampai tiga daun sejati, pilih satu yang paling tegap per polybag 25 cm dan cabut sisanya — ya, semuanya. Di baskom lebar, sisakan jarak sejengkal antar tanaman. Caisim yang berdesakan tumbuh kurus dan saling berebut cahaya. Cabutannya jangan dibuang: itu sudah microgreen caisim, taburkan ke mi malam ini. 1: jari mencabut kecambah caisim kecil dari polybag yang tersisa satu kecambah tegap di tengah, tampak dekat dari atas, cahaya pagi

Matahari penuh, tapi bisa kompromi

Caisim paling gemuk di matahari penuh. Kalau balkonmu cuma kebagian empat sampai lima jam, dia tetap jalan — daunnya sedikit lebih tipis, itu saja. Siram tiap pagi sampai media lembap seperti spons diperas; saat kemarau terik, tambah siraman sore. Media yang sering kering adalah jalan tercepat menuju daun pahit dan bunga yang datang kepagian. 1: deretan polybag caisim di tepi balkon disinari matahari pagi miring, bayangan pagar jatuh di media lembap gelap

Bunga kuning itu alarm, bukan bonus

Kalau caisimmu tiba-tiba meninggi kurus lalu memunculkan kuncup bunga kuning kecil, itu bolting: reaksi stres karena kepanasan atau kekurangan air, dan daun yang telanjur berbunga jadi alot. Bunganya memang cantik dan disukai lebah, tapi kamu menanam daun. Begitu tengahnya mulai meninggi, panen hari itu juga. Cara menundanya dibahas di jurus "Kenapa Sayurmu Buru-buru Berbunga" di komunitas. 1: dua caisim di polybag bersebelahan — satu tegak berdaun lebar, satu kurus meninggi dengan kuncup bunga kuning kecil di ujungnya — cahaya siang terik

Balik daunnya tiap dua hari

Tiga tamu langganan caisim: ulat daun yang meninggalkan lubang, kutu daun yang bergerombol di balik helai, dan belalang yang menggigit pinggir daun. Periksa balik daun tiap dua-tiga hari dan ambil dengan tangan — pada satu-dua polybag, ini jauh lebih ampuh daripada menyemprot apa pun. Kutu yang membandel diusir dengan cara di jurus "Usir Kutu Daun tanpa Racun". 1: tangan membalik helai caisim memperlihatkan gerombolan kutu daun hijau kecil di tulang daun, sudut pandang sangat dekat, cahaya pagi

Pupuk susulan di minggu ketiga

Sekitar tiga minggu setelah tabur, atau seminggu setelah bibit pindah rumah, taburkan segenggam kompos matang melingkari pangkal tanaman, lalu siram. Itu bekal untuk dua minggu terakhir, saat daunnya melebar paling cepat. Kalau daun bawah mulai pucat sebelum waktunya, siram dengan air cucian beras yang dibahas di Pupuk Gratis dari Dapur. 1: tangan menabur kompos hitam melingkari pangkal caisim setengah besar di polybag, gembor di sampingnya, cahaya pagi

Hari 45–55: cabut seakar-akarnya

Caisim dipanen sekali, dicabut seakar-akarnya seperti yang dijual di pasar, saat rumpunnya tegak dan daunnya lebar — sekitar hari ke-45 sampai 55 dari tabur, dan selalu sebelum kuncup bunga muncul. Panen pagi selagi daun masih kaku berair, lalu cuci dan simpan dengan cara di Dari Kebun ke Wajan. Tanggal awal rentang itu alarm untuk mulai melihat, bukan perintah mencabut. 1: tangan mencabut serumpun caisim utuh dengan akarnya dari polybag, tanah berjatuhan, keranjang panen di sampingnya, cahaya pagi

Mau lebih lama? Petik daun luarnya

Katalog kami mencatat caisim sebagai sayur panen sekali, tapi kamu bisa mengulur masa panennya. Begitu rumpunnya hampir sebesar ukuran panen, petik dua-tiga helai terluar per tanaman tiap beberapa hari, biarkan pucuk tengahnya terus bekerja. Hasilnya lebih sedikit daripada mencabut, tapi meja makan terisi lebih lama. Begitu tengahnya meninggi, berhenti mengulur: cabut semuanya hari itu. 1: tangan mematahkan sehelai daun terluar caisim di pangkalnya, pucuk tengah tetap utuh di polybag, tampak dekat, cahaya sore

Tabur benihmu malam ini

Polybag, media 2:1:1, sesachet benih caisim — semuanya terkumpul dalam satu sore. Tabur malam ini, tulis tanggalnya di lakban, dan tabur polybag berikutnya dua minggu lagi supaya panennya bergilir. Ceritakan perkembangannya di komunitas.urbanfarming.id; bingung ini tumbuh normal atau mulai bolting, foto dan tanya Si Kancil. Resep tercepatnya menunggu di panduan Dari Panen ke Piring dalam 15 Menit. 1: kartu ajakan dengan sketsa garis polybag bertunas dan mangkuk bakso, dominan warna pine dengan bidang krem kosong di tengah, tanpa tulisan

<!-- Catatan agen, hapus sebelum terbit — Semua angka dari content/tanaman/sawi-caisim.json: 45–55 hari dari benih; 30–35 HST dari pindah bibit; semai 20–23 hari; cahaya sedang (matahari penuh ideal, 4–5 jam masih jalan, daun lebih tipis); wadah 5 L / polybag 25 cm / galon wick / baskom berlubang; kedalaman 15 cm; tinggi 35 cm; varietas Shinta dan Tosakan (Panah Merah); hama ulat daun, kutu daun, belalang; tabur langsung menghindari stres pindah bibit; panen sebelum kuncup bunga, daun alot kalau berbunga. Slug file "caisim-30-hari" mengacu ke 30–35 HST dari pindah bibit, bukan dari benih — judul sengaja tanpa angka. Yang bukan data katalog: jarak "sejengkal" di baskom lebar (penalaran dari satu tanaman per polybag 25 cm), jadwal pupuk susulan (mengikuti pola panduan pakcoy), dan segmen petik daun luar (katalog mencatat tipe panen sekali/cabut; ditulis sebagai opsi dengan pengakuan itu). Panduan Dari Panen ke Piring dalam 15 Menit sengaja tanpa tautan karena masih draft di review/. -->

Panduan terkait