UrbanFarming.ID
Hidroponik

Hidroponik Galon Bekas tanpa Listrik: Sistem Wick untuk Pemula

Hidroponik sederhana tanpa listrik dari galon bekas 19 liter: sistem wick untuk 4–5 tanaman sekaligus, isi ulang nutrisi cukup seminggu sekali.

Panduan · pemula · 8 menit

Naik kelas dari botol ke galon

Hidroponik botol 1,5 liter itu pintu masuk yang bagus — tapi satu botol satu tanaman, dan airnya cepat habis. Galon bekas 19 liter memakai prinsip wick yang sama, tanpa listrik dan tanpa pompa, untuk 4–5 tanaman sekaligus. Panen pertama pakcoy atau selada: 35–45 hari setelah semai. 1: galon bekas rebahan berisi empat tanaman pakcoy hijau segar di sudut balkon, cahaya pagi

Kenapa galon lebih santai

Tandon besar berarti dua hal: nutrisi cukup untuk 4–5 tanaman, dan kamu cukup mengecek air seminggu sekali — bukan dua-tiga hari sekali seperti botol. Suhu air juga lebih stabil saat siang terik, jadi akar tidak gampang stres. 1: perbandingan botol 1,5 liter satu tanaman dan galon rebahan lima tanaman, digambar berdampingan

Yang perlu kamu siapkan

Galon bekas 19 liter, 4–5 gelas plastik bekas, kain flanel atau kain bekas menyerap air untuk sumbu, nutrisi hidroponik AB mix dari toko pertanian, bibit hasil semai, dan cutter atau solder untuk melubangi. 1: flat-lay galon kosong, gelas plastik, potongan kain flanel, dan bibit muda di lantai

Baringkan dan lubangi galonnya

Baringkan galon pada sisinya, ganjal kiri-kanan supaya tidak menggelinding. Di sisi yang menghadap atas, buat 4–5 lubang bulat seukuran badan gelas plastik, berjarak sekitar satu jengkal. Gelas harus tersangga bibirnya, tidak jatuh ke dalam. 1: tangan melubangi sisi atas galon rebahan dengan cutter, pola lubang sudah digambar spidol

Siapkan gelas dan sumbunya

Lubangi dasar tiap gelas plastik, lalu selipkan sepotong kain flanel selebar dua jari hingga menjuntai 10–15 cm ke bawah. Sumbu inilah pengganti pompa: dia menyedot larutan nutrisi ke akar terus-menerus, tanpa listrik sama sekali. 1: close-up gelas plastik dengan kain flanel menjuntai dari dasarnya, latar polos

Racik larutan nutrisinya

Ikuti takaran di kemasan AB mix — umumnya 5 ml larutan A dan 5 ml B per liter air. Isi galon lewat mulutnya sampai larutan menyentuh ujung sumbu yang menjuntai, kira-kira sepertiga tinggi galon rebahan. 1: tangan menuang larutan nutrisi lewat corong ke mulut galon rebahan

Pindahkan bibit ke gelas

Pakai bibit umur 10–14 hari yang sudah punya daun sejati. Bersihkan akar dari media perlahan, letakkan di atas sumbu dalam gelas, lalu tahan tegak dengan sekam atau potongan spons. Akar harus menyentuh kain yang basah. 1: tangan menata bibit selada muda di dalam gelas, akar putih menyentuh kain flanel

Sayur yang cocok di sistem ini

Sistem wick paling pas untuk sayuran daun yang ringan minum: pakcoy, selada, sawi, dan kangkung. Tomat dan cabai terlalu rakus air untuk sumbu kain — simpan mereka untuk sistem lain nanti. 1: empat jenis sayuran daun muda berjajar di lubang galon, daun beragam bentuk

Perawatan seminggu sekali

Taruh galon di tempat bersinar minimal 4 jam sehari. Seminggu sekali, intip lewat mulut galon: kalau larutan sudah tidak menyentuh sumbu, tambahkan larutan nutrisi baru. Sebulan sekali, kuras dan ganti seluruh larutan supaya tetap segar. 1: mata mengintip permukaan larutan lewat mulut galon, senter kecil menerangi bagian dalam

Hari 35–45: panen serentak

Pakcoy dan selada siap potong 35–45 hari setelah semai. Panen pagi hari selagi daun renyah — cabut utuh dari gelas, atau petik daun terluar dulu supaya sisanya masih bisa tumbuh beberapa minggu lagi. 1: tangan mengangkat pakcoy utuh dengan akar putih bersih dari lubang galon

Rakit akhir pekan ini

Satu galon bekas, satu sore, 4–5 tanaman berjalan sendiri hampir tanpa perawatan. Rakit akhir pekan ini, lalu posting foto galonmu di komunitas.urbanfarming.id — ceritakan juga kamu naik kelas dari botol yang mana. 1: kartu ajakan dengan sketsa garis galon rebahan dan lima tunas, dominan warna pine dengan teks krem

Panduan terkait