UrbanFarming.ID
Katalog Tanaman · Sayuran daun
Ilustrasi Sawi pagoda

№ 008

Sawi pagoda

Brassica rapa subsp. narinosa · sin. Brassica narinosa

Nama lain: tatsoi, ta ke chai, sawi sendok pagoda

Sayur berbentuk bunga pipih yang paling fotogenik di antara sawi — dan dimasak persis seperti pakcoy.

45–55 hari
panen dari benih
◐ 3–5 jam
matahari minimum
5 L
wadah minimal

Menengah · cocok untuk Jakarta

Syarat tumbuh

Matahari
◐ 3–5 jam — Matahari pagi 4–5 jam sudah cukup; terik siang justru mempercepat berbunga.
Wadah
minimal 5 liter — polybag 25 cm, pot 20 cm, galon bekas sistem wick; kedalaman media ± 15 cm
Rambatan
tidak perlu
Tinggi dewasa
± 15 cm dalam pot
Cara tanam
tanah / pot · hidroponik
Air
sedang
Musim
aman sepanjang tahun — Lebih nyaman di bulan-bulan hujan yang sedikit lebih sejuk; di kemarau beri naungan siang.
Bulan tanam
tidak ada preferensi kuat — kapan saja

Panen

Waktu
45–55 hari dari benih (termasuk semai 20–23 hari)
Tipe
sekali panen · cara: potong
Catatan
Hidroponik bisa 30–35 hari setelah pindah bibit. Potong di pangkal saat rosetnya rapat; di panas Jakarta dia tumbuh lebih lambat dan lebih kecil daripada di dataran tinggi — panen jangan ditunda.

Fakta seru

  • Rosetnya melebar pipih rapat ke media seperti atap pagoda bertingkat — itu asal namanya.
  • Satu spesies dengan pakcoy (Brassica rapa); di dapur keduanya bisa saling menggantikan.
  • Tahan sedikit dingin di negeri asalnya, tapi di Jakarta dia justru minta naungan siang supaya tidak buru-buru berbunga.

Di kebun & di dapur

Hama umum
ulat daun, kutu daun
Pendamping
Daun bawang, Pakcoy
Dapur
tumis bawang putih · cah jamur · sup bening