
Selada romaine
Lactuca sativa var. longifolia
Nama lain: romaine, selada cos, lettuce romaine
Selada tegak untuk salad caesar dari balkonmu sendiri — sedikit lebih sabar dari keriting, tapi renyahnya beda kelas.
- 50–60 hari
- ◐ 3–5 jam
- 8 L
Sama seperti selada keriting: naungan siang, media selalu lembap, pindah bibit sore, panen sebelum tengahnya meninggi. Rumpunnya di Jakarta lebih longgar dan lebih kecil daripada di dataran tinggi — itu normal.
Syarat tumbuh
- ◐ 3–5 jam — Cukup matahari pagi 3–4 jam; naungi mulai tengah hari.
- minimal 8 liter — galon bekas sistem wick, ember bekas 10 L, polybag 30 cm; kedalaman media ± 15 cm
- tidak perlu
- ± 30 cm dalam pot
- hidroponik · tanah / pot
- tinggi
- aman sepanjang tahun — Kemarau terik: naungan siang wajib. Hujan: lindungi dari guyuran langsung.
- tidak ada preferensi kuat — kapan saja
Panen
- 50–60 hari dari benih (termasuk semai 10–14 hari)
- sekali panen · cara: cabut
- ±40 hari setelah pindah bibit + semai ±10 hari — sekitar 10 hari lebih lambat dari selada keriting. Panen subuh, cabut seluruh rumpun saat daun tengah mulai merapat; jangan menunggu krop padat seperti di supermarket.
Fakta seru
- Tumbuh tegak seperti krop longgar — satu-satunya bentuk selada 'berkepala' yang masih masuk akal di dataran rendah.
- Tulang daunnya yang tebal dan renyah itu bagian paling berair — makanya romaine tahan diberi saus tanpa cepat layu.
- Namanya dari kata 'Roma'; orang Inggris menyebutnya cos, dari pulau Kos di Yunani — dua nama, satu selada.
Di kebun & di dapur
- siput, ulat, kutu daun
- salad caesar · lalap · isian sandwich